Menghitung Dana Pensiun Dengan Kalkulator Keuangan Sequis

You Only Live Once, istilah ini pastinya familiar kan? Karena hidup cuma sekali, maka kita harus menikmati hidup setelah lelah bekerja. Menyisihkan uang untuk travelling, mencoba kuliner di sana sini, hang out sama teman, atau shopping. Itulah pos-pos terbesar pengeluaran gaji kamu tiap bulannya.  Nabung, asuransi apalagi dana pensiun, duh, nanti aja lah. Ayo, siapa yang punya mindset kaya gini coba angkat tangan?
dana pensiun
source: pixabay
Padahal, tahu nggak sih guys? Ternyata selama ini kita salah kaprah. Kita selalu berpikir dan mungkin diwarisi mindset turun temurun untuk menunda memiliki dana pensiun. Umumnya, orang baru sadar perlunya dana pensiun justru mendekati masa-masa pensiun. Tapi, kan tetap bisa dong nabung untuk dana pensiun walaupun mepet? Bisa sih, tapi berat guys! Dana yang harus kamu siapin untuk dana pensiun dengan cara kepepet pasti jauh lebih menguras kantong dibanding kamu mulai menyisihkannya sejak pertama kamu mulai bekerja.
Duh, memangnya segitu perlunya ya kita punya dana pensiun? Lagian kan, kalo sudah pensiun banyak biaya hidup yang berkurang, nggak perlu lagi ongkos transportasi, nggak perlu lagi biaya travelling, nggak perlu lagi budget khusus untuk kulineran. Intinya sih guys, nyiapin dana pensiun itu sama dengan nyiapin seberapa nyaman kita mau hidup setelah pension. Kamu rela nurunin gaya hidup kamu sampai berapa persen, 10% atau 50%?
Kebutuhan dan jumlah dana pension setiap orang berbeda-beda tergantung gaya hidup masing-masing. Untuk melakukan perencanaan dana pensiun, kita harus melakukan perhitungan yang tepat. Ada 2 cara untuk melakukan perhitungan dana pensiun.

Perhitungan Dana Pensiun Minimal

Jika saat ini kamu berusia 25 tahun dengan income 10 juta per bulan dan bercita-cita untuk menikmati masa pensiun di usia 55 tahun dengan travelling dan menikmati hidup. Jadi, kamu punya waktu selama 30 tahun untuk mulai mengumpulkan dana pensiunmu. Biro Pusat Statistik mengungkapkan usia harapan hidup di Indonesia adalah 71,2 tahun. Hal ini berarti bahwa kita harus menyiapkan dana yang cukup untuk memenuhi gaya hidup selama 15 tahun setelah pensiun.
Dengan catatan setelah pensiun kamu tidak memiliki cicilan utang dan tanggungan pendidikan anak, maka kita asumsikan dana 8 juta masih memenuhi untuk standar hidup nyaman setelah pensiun. Maka, dana yang kamu butuhkan selama 15 tahun adalah sekitar 1,4 milyar.

Perhitungan Dana Pensiun Ideal

Cara perhitungan pertama memang sederhana, tapi rasanya kurang tepat karena tidak memperhitungkan soal inflasi. Karena nilai 8 juta saat ini tentunya akan berbeda jauh dengan nilai uang 30 tahun yang akan datang. Dengan asumsi inflasi sebesar 8%, maka nilai 8 juta saat ini setara dengan 45 juta. Artinya, kamu akan membutuhkan dana 45 juta per bulan untuk kebutuhan hidupmu saat pensiun. Sesuai dengan angka harapan hidup yang diumumkan BPS, jika kita mau menikmati masa pensiun hingga usia 75 tahun maka kta harus punya dana sebesar 13,5 Milyar di usia 55 tahun. Dalam contoh kasus ini, kamu bisa mulai menyisihkan untuk dana pensiun sebesar 600 ribuan per bulan dengan asumsi imbal hasil investasi yang diharapkan 20% per tahun.
Langkah selanjutnya setelah kamu paham berapa kebutuhan dana pensiunmu, maka kamu harus memutuskan kamu akan melakukan investasi di instrumen keuangan apa. Apakah tabungan, deposito, reksadana, investasi emas, investasi properti atau saham? Ada baiknya kamu kombinasikan antara instrumen keuangan yang memiliki resiko keuangan rendah dengan yang tinggi.
Nah, tahu nggak sih guys, ternyata kamu tuh bisa loh menggunakan asuransi untuk membantumu menyiapkan kebutuhan dana pensiunmu. Karena, seiring usia biasanya masalah kesehatan mulai bermunculan dan berpotensi mengganggu stabilitas keuanganmu. Okelah, kalo untuk perlindungan kesehatan di masa tua kamu lebih pilih pakai BPJS saja, toh diwajibkan juga kan sama pemerintah.

Sequis sebagai salah satu perusahaan asuransi terbaik di Indonesia memiliki program untuk persiapan dana pensiun. Berbekal pengalaman lebih dari 35 tahun di Indonesia, Sequis berkomitmen untuk menjadi pemimpin pasar di industri asuransi. Asuransi Retirement Life Plan memberikan solusi untuk membantu mempersiapkan dana pensiunmu. Produk ini memiliki beberapa keunggulan antara lain:
1. Uang pertanggungan (UP) akan dibayarkan jika Tertanggung meninggal dunia sebelum atau sesudah usia pensiun (sesuai plan yang dipilih).
2. Death Terminal Bonus akan dibayarkan hingga 100% UP (sesuai tabel perhitungan Tahun Polis saat kejadian meninggal dunia.
3. Manfaat pensiun 100% UP jika tertanggung bertahan hidup hingga akhir tahun Polis (sesuai plan yang dipilih)
4. Manfaat jatuh tempo sebesar 100% UP akan dibayarkan jika Tertanggung mencapai usia 100 tahun ditambah Maturity Terminal Bonus.
5. Dapat dikombinasikan dengan asuransi tambahan (rider).
Penasaran mau tahu kira-kira seperti apa perhitungan dana pensiun yang kamu butuhkan, kita bisa cek melalui fasilitas Kalkulator Keuangan Sequis loh. Semakin kamu tunda, percaya deh guys semakin berat loh yang harus kamu sisihkan untuk dana pensiunmu. Mari kita menuju masa pensiun yang bermartabat, mandiri secara finansial dan tidak bergantung pada anak cucu untuk memenuhi kebutuhan hidup kita di masa tua. Yo Ayo mulai sekarang!





23 comments :

  1. Huft bener banget sih kak.
    Baru kemarin bapak cerita banyak dana pensiun dan memberikan nasehat kalau anak-anak kelak harus punya dana pensiun. Biar gak kerepotan sih katanya . .

    Secara kalau punya dana pensiun kelak jadi gak bingung untuk memenuhi kebutuhan pribadi gitu.

    ReplyDelete
  2. Makanya kudu langsung action ya begitu menyadari pentingnya dana pensiun. Semoga masa tua kita kelak selalu bahagia hingga pulang di sisi-Nya, dan perokeh nikmat di surga.

    ReplyDelete
  3. Ide perhitungan pensiunnya nenarik tinggal kita konsisten ga mau menjalaninya

    ReplyDelete
  4. Aku udah simulasi juga tuh kalkulator dana pensiun. Senang juga berandai-andai. Hehe...
    Nah, tapi hrs konsisten deh menyisihkan dana sekian²nya...

    ReplyDelete
  5. Suka ama tagline nya Sequis, for better tomorrow. Kondisinya emg berbeda banget kondisinya setelah kita pensiun. Antara kebutuhan dg keuangan berbanding terbalik. Bagus jg kl ada back up finansial kaya Sequislife ya

    ReplyDelete
  6. Betul banget. Kalau usia 50-an Baru mikir nanti setelah pensiun mau bikin usaha apa. Padahal bisa jadi tenaganya sudah jauh berkurang. Memang kudu ikut asuransi pensiun ya, biar terjamkn finansialnya di masa tua.

    ReplyDelete
  7. Dulu tidak ada penawaran asuransi pensiun swasta zaman bapak saya masih kerja sebagai pegawai negeri. Jadinya hanya ikut Taspen yang langsung dipotong dari gajinya.
    Sekarang ada penawaran dana pensiun dari lembaga keuangan swasta. itu baik bagi masyarakat agar bisa mempersiapkan diri. Generasi muda milenial harus bersiap juga jika mereka ingin kehidupan di masa depan ada jaminan jaka umur produktif habis.

    ReplyDelete
  8. Intinya org Indonesia hrs lebih nyadar ttg artinya sebuah asuransi. Dan inget asuransi itu adalah investasi jangka panjang

    ReplyDelete
  9. Kalau ngomongin soal penghasilan saat pensiun tuh bikin deg-degan. Jangan sampai menggantungkan hidup pada anak cucu dan memberatkan mereka, dan salah satu caranya adalah dengan ikut asuran dana pensiun gini

    ReplyDelete
  10. wah penting nih! ternyata setelah dihitung gitu kita butuh dana yang gak sedikit ya mba demi hari tua yang cerah.

    ReplyDelete
  11. pentig emang dri mudah udah mikirin buat masa tua,, belum tentu bsok masih sesehat skrg kan (malah udah pasti),, kita kan juga butuh happy2 pas udah usia senja hihi

    ReplyDelete
  12. Bener juga kalau dana pensiun itu penting dan memang harus dipersiapkan. Soal berapanya itu yang kadang menjadi persoalan. Saya sendiri mengelola gaji yang sebesar UMR masih bingung sebab merasa masih susah dibagi-bagi, sekadar menabung saja sulit. Boleh tuh dibikin kiat-kiat menyisihkan uang masuk secara tepat dan nggak bikin menderita diri sendiri, hehe

    ReplyDelete
  13. Nah iya sebagian orang ada yang cuek sama dana pensiun padahal penting banget untuk bekal hidup selanjutnya setelah pensiun. Selain itu yang harus dipikirkan kira-kira akan hidup sampai umur berapa. Agar si dana pensiunnya bisa cukup bahkan sampai meninggal. Keren ya Sequis ini. Udah ada asuransi. Asuransi Retirement Life Plan untuk perencanaan uang pensiun. Makasih infonya

    ReplyDelete
  14. Saya ini sandwich generation hingga berusia 30 tahun. Oleh sebab itu saya tidak mau terulang hal sama pada anak-anak saya. Makanya kita semua penting mengatur pos-pos pengeluaran untuk investasi masa depan. Jangan sampai muda kerja keras, hidup foya-foya, tapi tua sengsara. Makasih sharingnya Mba Shinta.

    ReplyDelete
  15. Kira² usia pensiun ideal menginjak umur berapa sih?
    Dan besaran dana yang harus disimpan untuk masa depan itu berapa? Dan membutuhkan berapa tahun untuk bisa terealisasikan?

    ReplyDelete
  16. Alhamdulillah pns dapat pensiun. Cuma aku bimbangnya mending fully funded atau pay as you go ya

    ReplyDelete
  17. Alat ini membantu banget ya, jadi saat gak salah hitung kira-kira dana pensiun, secara masing-masing orang kemampuan dan usia beda-beda

    ReplyDelete
  18. Mempersiapkan dana pensiun ini memang krusial banget. Pahit-pahitnya, saat nanti pensiun dan kebetulan tidak ada anak yang bisa membantu kita, maka minimal kebutuhan hidup minimal dan kesehatan kita tetap akan terpenuhi.

    Aku sejak 2007 alhamdulillah sudah nabung dana buat pensiun. :)

    ReplyDelete
  19. Ternyata dana pensiun bisa dihitung dengan kalkulator juga ya. Kalkulator Sequis ini sangat berguna untuk merencanakan masa pensiun

    ReplyDelete
  20. Wahh tambah tau ya mau berapa kita nabung kalau ada ada kalkulator perhitungannya sehingga udah bisa kita kalkulasikan dan dihitung untuk merencanakan masa depan berapa harus menabungnya

    ReplyDelete
  21. Nah, bener nih. Mumpung masih muda kudu mempersiapkan diri untuk dana pensiun. Aku malah kepikiran pengen pensiun sebelum usia 55. Duh, berarti banyak yg harus dipersiapkan nih. Asyik artikelnya. 👍

    ReplyDelete
  22. hmm.. dana pensiun yah?? sebenarnya karena terkait keyakinan saya ga pernah menyentuh yang namanya asuransi. tapi bukan berarti tidak memikirkan masa tua yaahh.. kita berinvestasi pada aset seperti property dan usaha. itulah dana pensiun kami :)

    ReplyDelete
  23. Mikir dana pensiun dan seberapa besar saving tiap bulan pasti puyeng ya. Nah, keberadaan sequis dengan program dana pensiunnya kayaknya bisa mengurangi kepuyengan, ya? TFS

    ReplyDelete

My Instagram

Made with by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates