Kampung Berseri Rawajati, Satu Kebaikan Dari Indonesia Yang Mengubah Dunia

Belakangan marak pemberitaan mengenai limbah/sampah plastik yang banyak memakan korban biota laut. Hal ini membuat banyak dimulainya gerakan mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari di berbagai negara. Indonesia termasuk salah satunya, bahkan ternyata ada satu kampung di Jakarta yang menjadi percontohan bank sampah dan sistem pengolahan sampahnya.

kampung berseri rawajati
Kampung Berseri Rawajati
Berlokasi di Jl. Zeni AD Kelurahan Rawajati Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan, Kampung Berseri Rawajati sarat dengan kearifan lokal khas Indonesia. Saat saya berkunjung pertama kali kesini, saya disambut dengan iringan Marawis yang meriah. Serasa berada dalam barisan rombongan penganten Betawi. Pagi itu, kami pun dijamu dengan welcome drink khas Jakarte yaitu Bir Pletok. Eits, jangan salah paham dulu, bir pletok sama sekali nggak mengandung alkohol loh. Rasanya lebih mirip kaya minum jahe atau bandrek.

Bank Sampah Rawajati

Memasuki area kampung Rawajati, kita sudah disambut dengan bersih dan sejuknya lingkungan di sekitarnya. Ternyata kampung Rawajati ini kerap mendapatkan penghargaan, salah satunya pada tahun 2004 yang digadang-gadang menjadi Kampung Agrowisata DKI Jakarta.

kampung berseri rawajati
Sylvia Ermita, Pengurus Bank Sampah Rawajati
Sylvia Ermita selaku Pengurus Bank Sampah Percontohan Rawajati menjelaskan bahwa cikal bakal Bank Sampah ini awalnya digagas oleh seorang penggiat lingkungan bernama Bpk. Syam (alm). Semangat cinta lingkungan tersebut diturunkan secara estafet dari generasi ke generasi. Hal ini berhasil menarik perhatian pemerintah dan berbagai dinas terkait untuk mendukung kegiatan tersebut. Berbagai mesin dan peralatan untuk pengolahan sampah pun mulai disediakan oleh pemerintah. Mesin pencacah, mesin dekomposit dan fasilitas pendukung lainnya.

Saat ini, Bank Sampah Rawajati telah memiliki sekitar 819 nasabah dari target 3000 penduduk di kelurahan Rawajati. Pengurus dan Ibu PKK rajin melakukan sosialiasi agar warga mau ikut berkontribusi menjadi nasabah bank sampah Rawajati. Bahkan pihak pengurus pun memberikan reward berupa paket sembako bagi warga yang rajin menyetorkan sampah yang sudah dipilah terlebih dahulu.

Bank sampah akan beroperasi setiap hari Senin sampai dengan Sabtu dari pukul 08.00 hingga 14.00. Sementara, setiap hari Kamis dan Sabtu pihak pengurus akan melakukan sistem jemput bola dengan gerobak motor untuk mengambil sampah dari rumah warga yang sudah dipilah terlebih dahulu.

Jenis Sampah Yang Diterima Bank Sampah

Ada 2 jenis sampah yang bisa diolah oleh Bank Sampah Rawajati, yaitu:
  1. Sampah Organik; Jenis sampah ini nantinya akan diolah menjadi kompos untuk pupuk tanaman. Misal daun dan ranting sisa tebangan pohon.
  2. Sampah Anorganik; Jenis sampah ini biasanya sampah yang tidak bisa terurai jika ditimbun dalam tanah seperti plastik. Sampah anorganik ini akan diolah menjadi kerajinan tangan yang memiliki daya jual tersendiri.
kampung berseri rawajati
Pengolahan Sampah Organik Menjadi Kompos

Taman Apotik Hidup Rawajati

Masih dengan semangat cinta lingkungan, ternyata kampung Rawajati pun memiliki taman apotik hidup yang umumnya berisi tanaman obat yang dapat dimanfaatkan warganya. Karena alam sebenarnya sudah menyediakan berbagai obat alami untuk berbagai penyakit dan menjaga kesehatan kita. Sungguh sebuah area yang sejuk ditengah hiruk pikuk kota Jakarta tercinta ini. Ibarat menemukan oase di tengah padang pasir rasanya.
Kompos hasil pengolahan sampah organic pun dimanfaatkan sebagai pupuk untuk memelihara taman apotik hidup ini. Bagi yang menyukai hidup alami dengan tanaman herbal, ini adalah surganya. Beraneka tanaman obat bisa kita temukan. Mulai dari tanaman yang bisa menyerap polusi, tanaman untuk mengusir serangga (nyamuk), tanaman obat untuk mengatasi mimisan, tanaman obat untuk diabetes dan masih banyak lagi.

Para Pejuang Lingkungan Hidup Rawajati

Jujur, saya bangga sebagai warga Jakarta secara khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya. Ternyata, ada satu kebaikan kecil yang berasal dari Indonesia dan berdampak besar bagi dunia. Bayangkan kalo kita ikut berkontribusi menjadi nasabah Bank Sampah Rawajati, kita bisa membantu menyelamatkan biota laut yang kerap kali menjadi korban limbah plastik di lautan.

kampung berseri rawajati
Pemilahan sampah plastik
kampung berseri rawajati
Ibu PKK mengolah limbah koran menjadi kerajinan tangan
Menyambut tahun baru 2020, yuk kita ambil bagian dan ikut berkontribusi menyebarkan kebaikan yang membanggakan ini. Kalau belum bisa melakukan aksi nyata menjadi nasabah Bank Sampah Rawajati. Paling tidak, kita bisa membantu menyebarkan berita kebaikan ini agar lebih banyak lagi orang Indonesia yang bisa bergabung bersama para pejuang lingkungan hidup dari Rawajati.
kampung berseri rawajati
Yuk ikut jadi bagian #IndonesiaBicaraBaik

72 comments :

  1. Kalau Bank Sampah begini tuh pengelolaan sampahnya di mana tuh, Mbak? Pastinya kan mereka butuh ruang lapang juga ya misalnya untuk daur ulang? Apakah bekerja sama dengan pihak lain juga.

    Di tempatku belum ada Bank Sampah, nih. Pengelolaannya belum benar karena semua sampah masih dicampur. Semoga nanti ada perbaikan, ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo di Rawajati area pengelolaan sampahnya sudah terorganisir dengan baik mba. Jadi ada yang khusus memilah sampah plastik, sampah kertas/majalah, lalu untuk sampah organik sendiri ada mesin pencacah dan untuk mesin komposnya juga.

      Delete
  2. Kukira Rawajati ini bukan di Jabodetabek, ternyata di Pancoran. Keren sekali. Semoga bank sampah di beberapa daerah (termasuk di perumahan tempatku inggal) yang sempat vakum, kembali bergerak, seperti yang dilakukan di Kampung Rawajati ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, aku aja terkesima banget ternyata ada yang kaya gini ditengah hiruk pikuk metropolitan. Di perumahanku aja nggak ada nih bank sampah kaya gini.

      Delete
  3. Salah satu aset pempriv DKI, adalah KBA Rawajati. Semoga pemprov sadar, gak harus csr yang aktif. Pemprov pun harus sadar diri mensupport gerakan lingkungan ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mau banget ke tempat-tempat seperti ini lagi di daerah lainnya

      Delete
  4. Hwaaa kampung Rajawati ini di Jakarta ya mba, ku sungguh tak menduga, soalnya asri banget. Duh senengnya ada bank sampah yang produktif mengolah sampahnya menjadi bahan-bahan atau benda berguna :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak, di Jakarta di Pancoran tepatnya. Nggak nyangka ya ternyata ada di tengah kemacetan dan keruwetan Jakarta

      Delete
  5. Wah, di Jakarta ada juga kampung seasri itu ya, Mbak. Saya pikir di sana hanya penuh dengan kemacetan dan segala kerumitan lain. Hehe. Semoga bank sampahnya terus berkembang pesat dan kampung Rawajati menjadi contoh bagi kampung-kampung lain.

    -Aprilia-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banget mba, harapannya makin banyak lagi daerah yang terinspirasi untuk bikin inisiatif bank sampah seperti ini dan bisa difasilitasi juga sama otoritas setempat

      Delete
  6. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  7. Wah, keren pengelolaan sampahnya. Andaikan semua daerah punya bank sampah, tentu masalah sampah bisa teratasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, bisa membantu pemerintah juga mengurangi potensi terjadinya banjir kalo di semua daerah ada inisiatif positif kaya gini ya.

      Delete
  8. Aku teh salfok sama bir pletoknya kak. Duh pertama kali minum th 2019 kmrn langsung suka deh.

    Btw, klo sdh ada bank sampah, tinggal tugas warganya nih untuk konsisten ngumpulin sampah dan memilah2 sampah. Semangat ya biar semakin keren pengelolaan sampahnya

    ReplyDelete
  9. Ulalaaa, ASTRA emang dahsyaaatt!
    Bisa banget yaaaa memfasilitasi kampung berseri yg kece bgt seperti ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, bagus memang program CSR nya ya. Semoga sih banyak lagi daerah-daerah seperti ini di Jakarta sebagai salah satu solusi untuk pengelolaan sampah jadi bisa mengurangi potensi banjir juga kayanya

      Delete
  10. Bagus dan tertata banget kampungnya yaa. Dari pintu masuk aja udah kelihatan rapi dan bersihnya. Memang keren sih kampung-kampung berseri binaan Astra ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyak.
      Konsep Kampung yg sungguh luar biasa bikin bangga INDONESIA!

      Delete
    2. Iya kak, rapi banget sampe terheran-heran ternyata ada kaya gini di tengah Jakarta. Bikin bangga sih kalo menurutku.

      Delete
  11. Minimal pisah sampah dari rumah say
    Agar pengangkut sampah bisa dapat tambahan rezeki

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba, harusnya juga di perumahan itu dibuat pemisahan tempat sampah juga untuk sampah plastik/kaleng dan sampah organik yang gampang membusuk.

      Delete
  12. Betulan wajah kampung berseri ini sih ya....bisa jadi percontohan untuk kampung2 lain. Saya dulu punya cita2 bangun kampung halaman biar maju tapi kok malah skrg nikah sama warga Bali, jadi tinggal di Bali.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba dan aku aja kaget ternyata ada kaya gini ditengah Jakarta loh. Semangat mba, niat positif mba semoga bisa terwujud suatu hari nanti.

      Delete
  13. Salut deh dengan Astra yang mendukung lingkungan sekitar dengan menghadirkan Kampung Berseri dan memberdayakan penduduknya dengan kegiatan2 yang produktif

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba, harusnya perusahaan-perusahaan besar lainnya juga punya program CSR yang oke kaya gini

      Delete
  14. Keren banget ya Kampung Berseri Rawajati. Ada bank sampahnya, taman apotek hidup dan adanya para pejuang lingkungan hidup. Astra smart banget mengalokasikan Cost Social Responsibility nya ya, benar2 berfaedah banget bagi masyarakat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba, sekelas Astra pasti sudah well planned banget kalo soal alokasi CSR nya. Dan kampung berseri kaya gini tuh tersebar dimana-mana loh.

      Delete
    2. salut deh ama perusahaan besar yg gak lupain kewajibannya kasih manfaat buat masyarakat sekitar.

      Delete
  15. Keren kampungnya..
    Bisa olah sampah sendiri dan bisa dijadikan barang yg bernilai ekonomi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba bahkan kerajinan tangan dari bekas koran yang disulap jadi mirip rotan ini udah sering ikut pameran UKM dimana-mana loh.

      Delete
  16. Usaha Kampung Berseri Rawajati bisa dijadikan contoh kampung lainnya diantaranya dalam penaganan masalah sampah. Apalgi kalau sudah kebanjiran begini Jakarta..hiks sediih dan miris sama kurangnya kepedulian akan lingkungan termasuk buang sampah sembarangan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba, harusnya kita semua punya kesadaran lingkungan ya, jadi gak cuma mengandalkan pemerintah juga. Baru kerasa kalo udah banjir kaya sekarang ini.

      Delete
  17. Nah..idenya kreatif ya kak... kalau semua daerah mengikutinya dan didukung sama pemerintah setempat.. semoga masalah sampah tertangani ga jadi momok lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bang, harapannya sih memang akan berkembang lagi kampung-kampung seperti ini yang punya tata kelola sampah yang baik dan didukung otoritas terkait

      Delete
  18. Keren nih ada Bank Sampah, kalau saja ada di Lampung bisa ikutan berpartisipasi membantu. Keren ini kampungnya bisa makin astri dan memberdayakan masyarakat setempat.

    ReplyDelete
  19. Keren banget euy, semoga aja bank sampah seperti ini tidak hanya di Jakarta saja, semoga di daerah lainnya pun sama.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas setuju, harusnya bank sampah ini jadi model pengelolaan sampah di berbaga daerah

      Delete
  20. Ide yg keren dan inovatif. Bisa kurangi limbah dan mendukung go green

    ReplyDelete
  21. keren euy. Pengen banget menerapkan kayak gini di komplek sendiri, biar lingkungan makin asri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, di Rawajati juga aslinya inisiatif warga sendiri, barulah banyak dapat bantuan dari Astra dan pemda setempat

      Delete
  22. Untuk petugas bank sampah sendiri apakah ada honornya? Mengingat itu buka setiap hari sama persis dg bank konvensional keuangan. Di tempat saya bank sampah beroperasi 2 minggu sekali atau kadang malah sebulan sekali

    ReplyDelete
  23. Nice post! Sangat salut dengan apa yang telah dilakukan.. Tetap Semangat..

    ReplyDelete
  24. Menginspirasi banget mbak. Apalagi masalah daur ulang nih. Apapun kebaikan yang ditorehkan selalu menginspirasi ya mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banget kak, apalagi masalah pengelolaan sampah ini bisa jadi salah satu solusi untuk mencegah terjadinya banjir kalo semua warga punya kesadaran lingkungan yang baik juga

      Delete
  25. Keren sekali kampung ini,bisa menjadi inspirasi bagi kita semua. Di kampung kami juga ada Bank Sampah, tp blm semaju di Kp Rawajati ini. Saluut deh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga bisa dilirik oleh pemda di daerah mba ya biar bisa lebih maju karena ini hal yang bagus untuk diterapkan di setiap daerah

      Delete
  26. Wah Rawajati jadi cakep begini sekarang. Duluuuu banget aku sering lewat di kampung ini mbak, dan gak begini keadaannya

    Keren ih bertransformasi menjadi kampung yang indah dan bersih. Salut sama warganya yang mau berubah lebih baik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak, sekarang bagus banget, rapi, bersih, sejuk.

      Delete
  27. Semoga bank sampah rawajati dapat ditiru oleh daerah lainnya seluruh Indonesia,sehingga masalah limbah sampah sedikit teratasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak, memang harapannya bisa menjadi model pengelolaan sampah di berbagai daerah juga nantinya

      Delete
  28. Selalu suka baca kisah-kisah inspiratif semacam ini dari kampung berseri binaan Astra. Selalu ada semangat berubah jadi lebih baik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beetul banget kak, buat saya ini satu kebaikan lagi dari Indonesia yang membanggakan

      Delete
  29. Ikut senang melihat aktifnya partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah. Gerakan membuat bank sampah sudah makin luas, hampir di semua kota ada ya. Jadi sampah tidak dibuang begitu saja, namun dipilah-pilah mana yang organik dan non organik, mana yang bisa didaur ulang, dan sebagainya.

    ReplyDelete
  30. Gimana kondisi Rawajati di musim banjir ini sekarang Mba Shin? Semoga banjir di Jakarta cepat surut dan KBA Rawajati dan sekitarnya kembali berseri.

    ReplyDelete
  31. Inspiratif banget mbak....sampah bukan dibiarkan menumpuk dan berbau, namun dipilah-pilah dan diolah sedemikian guna sehingga bermanfaat. Kadang suka nyesek kalau melihat gundukan sampah yang berbau. Kalau sampah-sampah ini segera dipilah-pilah dan dimanfaatkan untuk menjadi barang siap pakai atau pupuk, niscaya sampah-sampah itu tak akan berbau dan mengganggu lingkungan sekitar. Semoga upaya kreatif warga yang mampu menyulap limbah sampah menjadi barang berguna ini dapat dicontoh masyarakat diberbagai daerah.

    ReplyDelete
  32. keren juga nih Rawajati bisa berubah lingkungannya. Astra Smart jadi program yang bagus banget buat masyarakat terutama warga Rawajati. Mudah2an semua wilayah di Indonesia bisa seperti Rawajati ya...

    ReplyDelete
  33. Ketika sampah susah diuraikan, ketika sampah mudah membusuk alangkah baiknya diolah menjadi sesuatu yang bermanfat daripada ditimbun dan mencemari lingkungan

    ReplyDelete
  34. LOkasinya dekat kantorku di kawasan Kalibata, mba. Dan aku memang mengakui tempat ini jadi pilihan banget buat dikunjungi karena bisa belajar pengelolaan sampah

    ReplyDelete
  35. Semoga pahala terus mengalir pada Bapak Syam atas peninggalannya berupa bank sampah. Insya Allah ini menjadi warisan ekologis beliau. Semoga 3000 warga semuanya bisa menjadi nasabah bank sampah juga. Dari setitik kecil di Rawajati semoga membesar ke seluruh DKI.

    ReplyDelete
  36. Sudah bukan rahasia umum lagi ya, sampah salah satu masalah yang tak kunjung usai.
    Apalagi daerah yang padat penduduk, yang kebanyakan hampir setiap hari membuang sampah disungai/laut. Hujan sebentar saja langsung banjir.
    Saya mengapresiasi setiap komunitas/individual yang memiliki ide kreatif seperti Bank Sampah.
    Sampah plastik misalnya, susah banget terurai dengan baik beda.
    Yang mengakibatkan tercemarnya air

    ReplyDelete
  37. Bank Sampah sudah banyak dimana2 ya kak..tempat ku di TangSel sdh ada sejak 2 thn lalu malah sdh bikin batako dari cacahan plastik ..harus bnyk CSR yg support Bank Sampah seperti Astra ini supaya lingkungan tetap terjaga..

    ReplyDelete
  38. Memang setiap KBA punya keunikan tersendiri. Saya salut banget dengan KBA Rawajati ini yg mampu mengelola Bank Sampah.

    ReplyDelete
  39. Uh, saya gatal pengen mengadopsi dan meng-ATM apa yang dilakukan para ibu di Rawajati ini. Saya masih bergerak sendiri di desa ini, belum kelihatan hasilnya karena dukungan suami bukan berarti dukungan keluarga. Kapan ya, saya unya teman ideologis untuk menyelamatkan lingkungan seperti ini

    ReplyDelete
  40. Ditangan orang yang kreatif barang hang keliatannya ga berhuna pun akan menjadi berguna, btw kampung ini kena banjir ngga ya sekarang?

    ReplyDelete
  41. WAH KEREN. Pengelolaan sampahnya udah sampe ke pembuatan kompos dan tentu sampaii ke pemilahan plastik2. Di desa kami udah hampir kesana, tetapi endingnya masih jalan sendiri2. Belum bisa jadi satu terpadu begini.

    ReplyDelete
  42. Alhamdulillah selalu ada lingkungan yang positif seperti ini. Semoga menyebar ke desa dan kelurahan lain di seluruh Indonesia

    ReplyDelete
  43. Selalu salut dengan para pejuang kebaikan dan cintanya yang luar biasa untuk lingkungan yang lebih baik

    ReplyDelete
  44. Keren banget sosiopreneurshio ini..
    Kau aku biasanya main di bank sampah bersenyum😁

    ReplyDelete
  45. Seneng deh kalau liat pemandangan kayak gini. Bersih terawat bebas sampah. Coba kalau KBA ini jumlah nya makin banyak, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta. Pasti sampah semakin terkendali

    ReplyDelete
  46. keren bgt mbak akmpung rajawati ini,.. bener bener ramah lingkungan yaa

    coba semua desa di indonesia ada program begini,,, damai nyaman pasti mah

    ReplyDelete
  47. Disambut marawis dan bir plethoknya itu mbak berasa welcoming banget ya, jd pengen kesana sambil ngobrol kisah2 mrk membalut konsistensi ya

    ReplyDelete
  48. Pengen mensen suami jadinya. Doi yang selalu bicara soal sampah, bank sampah dan sejenisnya.

    ReplyDelete

My Instagram

Made with by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates